Houthi Sambut Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, Sebut Pukulan Telak bagi Musuh
Kelompok Houthi di Yaman secara resmi memberikan ucapan selamat atas terpilihnya Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru. Penunjukan putra mendiang Ali Khamenei ini dipandang sebagai langkah krusial di tengah memanasnya tensi geopolitik melawan Amerika Serikat dan Israel.

Sinyal Kekuatan Revolusi Islam
Melalui pernyataan resmi di kanal Telegram, Houthi menyebut terpilihnya Mojtaba sebagai kemenangan besar bagi Garda Revolusi Iran. Mereka menilai momentum ini merupakan “pukulan telak” bagi pihak-pihak yang berseberangan dengan Teheran.
“Kami mengucapkan selamat kepada kepemimpinan dan rakyat Republik Islam Iran atas terpilihnya Sayyid Mojtaba Khamenei. Ini adalah langkah penting di saat yang krusial,” tulis pernyataan resmi Houthi (9/3).
Sebelumnya, Majelis Pakar Iran secara resmi menetapkan Mojtaba Khamenei untuk mengisi posisi yang ditinggalkan ayahnya. Nama Mojtaba memang sudah lama diprediksi sebagai kandidat terkuat dalam bursa kepemimpinan Iran.
Ancaman Eliminasi dari Israel
Di sisi lain, pengumuman ini disambut dengan peringatan keras dari Tel Aviv. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menegaskan bahwa pihaknya terus memantau setiap pergerakan rezim baru di Iran.
Katz secara terbuka menyatakan bahwa siapapun pemimpin yang ditunjuk untuk melanjutkan agenda penghancuran terhadap Israel akan menjadi target militer.
“Tidak peduli siapa namanya atau di mana dia bersembunyi, setiap pemimpin yang mengancam dunia bebas dan menindas rakyat Iran akan menjadi target untuk dieliminasi,” tegas Katz dalam pernyataannya.